Matahari Puisi

Kau memelukku hangat saban pagi hingga sore. Tak kenal lelah esok kau datang, juga lusa menyapa. Aku tak tahu sampai kapan kesetiaanmu akan berakhir. Saat begitu terik dan saat kau tak ada, kami selalu menghujatmu. Ruang ini kucipta hanya untukmu. Ucapan terimakasihku atas; Keberanian, Kehangatan, Keindahan, dan Kehidupan [K-Empat] yang kau suguhkan kepada kami. Terimakasih, MATAHARI.

Catur Warna


Catur Warna, lahir di Solo, Jawa Tengah 31 Agustus 1987. Setelah 12 tahun menempuh pendidikan di kota kelahiran, ia pergi ke ibukota melanjutkan studi pada jenjang berikutnya. Beranjak dari kegelisahan mengenai fenomena-fenomena keberagamaan, ia merasa perlu untuk mengenal lebih dalam subtansi agama-agama. Islamic Studies adalah jurusan yang ia geluti di universitas swasta, ICAS Jakarta (A Branch of ICAS London)-PARAMADINA. Ia juga sempat mengenyam pendidikan di UIN SGD Bandung pada jurusan Aqidah & Filsafat.